Mengenal Sosok Bambang Pamungkas

Mengenal Sosok Bambang Pamungkas

Mengenal Sosok Bambang Pamungkas

Mengenal Sosok Bambang Pamungkas – Bepe atau Bambang Pamungkas resmi melakoni laga perpisahannya sebagai pemain sepakbola yang membela Persija Jakarta. Ia memutuska untuk gantung sepatu lantaran umurnya sendiri sudah tidak mumpuni untuk berlari-larian di lapangan. Suka dan duka telah banyak dilalui oleh pemain yang akrab disapa Bepe. Bepe adalah satu sosok yang dibilang sukses bukan hanya di Persija, melainkan di Indonesia ini. Perjalanan Bepe untuk menjadi pemain bintang ternyata tidaklah mudah. Jatuh bangun sudah ia rasakan sampai pernah dicap sebagai pengkhianat klub.

Singkat cerita, Bepe mengawali karier sebagai pesepakbola profesional yang bermula dari Diklat Salatiga selama tiga tahun Situs Judi Slot Online Gampang Menang sebelum bergabung dengan Persija Jakarta. Pada tahun 1999 adalah tahun kali pertama seorang Bambang Pamungkas bermain di Persija. Pada musim pertamanya ini, Bepe langsung melejit dengan mencetak 30 gol dari 24 pertandingan yang dia ikuti.
Pada musim selanjutnya, Bepe tidak bersama Persija. Dia lebih memutuskan meniti kariernya di NHC Norad yang merupakan klub divisi tiga Belanda. Di sana Bepe bermain 11 kali dengan tujuh gol yang telah berhasil dia buat.

Kecintaannya kepada klub berjuluk Macan Betawi ini sudah tak perlu diragukan lagi. Usai dari Belanda, Bepe kemudian kembali memperkuat Persija selama lima tahun sebelum akhirnya pergi ke Selangor FA pada musim 2005-2007. Bepe sendiri berhasil membawa Selangor FA menjuarai Liga Primer Malaysia. Dia juga tercatat sebagai pemain slot online pencetak gol terbanyak pada liga dengan 23 gol dalam 24 pertandingan. Selama dua musim di Selangor malaysia ini, Bepe tercatat telah mencetak 63 gol dari 42 pertandingan. Setelah puas di Malaysia, Bepe kembali bersama Macan Kemayoran.

Bersama Persija ini, Bepe pun berhasil meraih kembali kenjayaannya yang telah hilang. Ini dikarenakan dalam bermain Bepe secara tangkas bermain menggunakan intuisi dan pengalamannya untuk mencetak gol-gol yang gemilang itu. Maka tak heran pada waktu itu Bepe menjadti turut serta dalam penghelatan akbra turnamen bola di asia tenggara yaitu AFF. Sayangnya itu semua harus kandas karena tim yang dibelanya gagal menjadi juara dalam laga AFF tersebut.